#1Komedireligi: vagina dan irisannya dengan masa depan bangsa


BY THE WAY,

sudah satu tahun bumi, robot rover yang bernama Curiosity strolling around on Mars. Robot rover ini tugasnya jalan-jalan di permukaan Mars, foto sana foto sini (even took selfie), belajar biologi, klimatologi dan geologi Mars. Cara Curiosity belajar geologi Mars pun sangat astonishing: mengambil sampel batuan, menggerusnya, dan membaca komposisi dan isotope batuan Mars dari spektra (semua hal rumit yang memerlukan ketelitian dan waktu lama untuk saya kerjakan di laboratorium, semua dikerjakan sendiri oleh Curiosity). Intinya, Curiosity itu GILA! In a good way. Di ulang tahunnya yang pertama, target Curiosity untuk tahu adakah kemungkinan adanya segala bentuk kehidupan di Mars, sudah terpenuhi. Dan jawabannya, adalah iya, lingkungan Mars yang dulu memungkinkan adanya kehidupan (diluar masalah ada atau tidaknya kehidupan itu). Tapi dalam banyak hal, Curiosity itu GILA! Pernah dalam suatu obrolan ringan dengan seseorang yang bekerja untuk JAXA (NASA-nya Jepun), di masa yang lalu, membawa sample batuan dari bulan atau asteroid yang diincar untuk dianalisa di Bumi cukup bikin pusing. Dan teknologi yang ada sekarang memungkinkan Curiosity menganalisa batuan sebanyak-banyaknya tanpa harus membawanya ke Bumi terlebih dahulu.

Terdengar seperti film fiksi ilmiah ya?

Mungkin.

Karena sementara yang terjadi didunia nyata,

di Indonistan, orang-orang pandir eh pandai sedang membicarakan pentingnya tes keperawanan sebagai salah satu syarat untuk masuk SMA. Oh Pak HM Rasyid, whoever you are, why are you so funny? And disgusting?

Or this HM Rasyid may be the one who is in the know about the future of Holy Indonistan. He may be the one who foresees the truth: that we will go nowhere near the outer space if we do not carefully check these young ladies` vajayjays.

Eh, bukan cuma Bapak ini ternyata, dan dia bukan yang pertama. Do yourself a favor, type these keywords in one google search box: Garut, PPP, PKS (or any combination of these three) and keperawanan.

Atau mungkin saya yang salah mengurutkan prioritas? Mungkin sebenarnya vagina yang rapat itu kunci ke langit ke-7?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s